Balasoka - Air Terjun Gulingan kini jadi destinasi yang sedang populer di Jawa Tengah. Pasalnya, tempat ini menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan sehingga menarik untuk dikunjungi.
Dengan dikelilingi oleh pegunungan, air terjun alami ini menawarkan suasana damai dan tenang yang cocok untuk relaksasi. Menariknya, air terjun satu ini berasal dari tiga sumber mata air yang berbeda.
Berikut informasi lengkap seputar lokasi Air Terjun Gulingan, cara menuju ke sana, harga tiket masuk, dan daya tarik yang membuatnya Istimewa.
Lokasi Air Terjun Gulingan
Belakangan terakhir, Air Terjun Gulingan memang tengah naik daun. Banyak warga berbondong-bondong berwisata ke tempat ini karena keindahannya yang memukau. Lokasinya berada di Dusun Sandi, Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan.
Untuk menuju ke tempat ini, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi dari pusat Kota Purwodadi. Menghabiskan masa liburan akhir pekan ke tempat ini tentu bisa menjadi ide yang tepat jika kamu ingin melepas penat dan merelaksasi pikiran.
Cara Menuju Air Terjun Gulingan
Untuk mengakses tempat ini, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi, baik itu dengan motor maupun mobil. Apabila dengan motor, perjalanan bisa ditempuh sejauh 16 kilometer atau sekitar 40 menit dari pusat Kota Purwodadi (alun-alun Purwodadi).
Rute ini cukup mudah diakses karena banyak petunjuk jalan yang jelas. Selain itu, rute menuju Air Terjun Gulingan juga sudah tersedia di peta online yang bisa diakses oleh ponsel pintar kamu. Pastikan daya baterai ponsel selalu terisi agar kamu bisa sampai dengan tepat waktu.
Meski begitu, disarankan untuk tidak menggunakan transportasi umum karena pilihannya sangat terbatas.
Sesampainya di pintu masuk, kamu perlu trekking melalui jalan setapak yang berjarak 800 meter. Dikarenakan jarak yang ditempuh cukup jauh, pengunjung diharapkan datang dengan kondisi dan stamina fisik yang kuat.
Jalur trekking yang harus dilalui cukup curam dengan banyaknya jalan berbatu. Jika masuk musim penghujan, jalur ini mungkin agak licin sehingga pengunjung mesti berhati-hati.
Bagi yang membawa anak-anak harus ekstra waspada. Ketika sampai di dekat lokasi, warga sekitar sudah memasang bambu sebagai pembatas agar pengunjung tidak tergelincir ke dalam jurang.
