-->

Breaking

logo

Rabu, 15 Mei 2019

Wisata Sekaligus Beredukasi Di Kampung Budaya Sindang Barang Bogor

Wisata Sekaligus Beredukasi Di Kampung Budaya Sindang Barang Bogor


Cerita Kita - Bogor merupakan salah satu kota tujuan wisatawan di Indonesia. Banyaknya berbagai jenis tempat wisata menjadi alasan para wisatawan untuk datang mengunjungi kota ini. Mulai dari wisata yang berbasis alam seperti curug, pegunungan, dll. Sampai tempat wisata yang berbasis budaya dan edukasi seperti Kampung Budaya Sindang Barang. Kampung Budaya Sindang Barang merupakan salah satu kampung adat dari 20 kampung adat yang ada di Jawa Barat.

Tempat wisata ini terletak di Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Lokasi ini hanya berjarak sekitar 5 km dari pusat kota dengan waktu tempuh sekitar 25 menit. Kampung Budaya Sindang Barang ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Sunda kurang lebih abad ke XII. Di sinilah dahulu terdapat kerajaan Bawahan yang bernama Sindang Barang dengan ibu kotanya Kuta Barang. Di sini pula kebudayaan Sunda Bogor bermula dan bertahan hingga kini, salah satunya adalah "Upacara Adat Seren Taun".

Hal yang menjadi ciri khas dari Kampung Budaya Sindang Barang ini adalah adanya beberapa 'leuit' (bahasa Sunda) dalam bahasa Indonesia yang diartikan sebagai lumbung padi, yang terletak dekat dengan bagian depan Kampung Budaya ini dan menjadi menarik perhatian para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Keberadaannya yang berjejer di pinggir lapangan luas menjadi spot foto favorit bagi siapa saja yang berkunjung kesini. Sekilas bentuknya memang seperti rumah yang bisa ditinggali oleh manusia, namun saat melihat ke dalam dari bangunan ini ternyata fungsinya memang benar untuk menyimpan hasil panen padi pada zaman itu.

Setiap satu tahun sekali pada saat Maulid Nabi diselenggarkan upacara adat Seren Taun yaitu upacara ungkapan rasa syukur masyarakat terhadap Tuhan yang Maha Esa berkat hasil panen dan hasil bumi yang diperoleh pada tahun ini dan berharap hasil panen akan lebih baik lagi pada tahun berikutnya. Dan melakukan penyerahan untuk disimpan ke dalam lumbung atau 'leuit'. Dalam acaranya dilakukan sejumlah tahapan ritual untuk mencapai upacara puncak, sedekah kue, mengarak hasil bumi, atraksi silat dan sejumlah kesenian sunda lainnya. Selain sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, acara Seren Taun juga bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat keberagaman dan kearifan lokal khususnya budaya Bogor, dan menjadi alternatif agenda wisata tahunan di Bogor.

Untuk melestarikan kesenian tradisional, di Kampung Budaya Sindang Barang menyelenggarakan pelatihan tari dan gamelan untuk generasi muda secara gratis, anak-anak muda yang telah mahir di bidang kesenian masing-masing maka akan diikutsertakan dalam pementasan penyambutan tamu yang tentunya akan menambah penghasilan untuk mereka sendiri. Beberapa permainan tradisional juga disediakan di tempat ini, dengan tujuan agar permainan tradisional tersebut tidak punah dan akan tetap digemari oleh anak-anak sampai kapan pun. Permainan tradional tersebut diantaranya berupa engrang yang terbuat dari bambu, permainan bakiak, panahan, gugusuran, pepletokan, dan masih banyak lagi.

Festival ini diberi nama Lomba Kaulinan Budak Lembur dan diikuti oleh puluhan anak dari tingkat SD dan SMP. Peserta lomba terdiri dari 40 regu dimana masing-masing regu berjumlah lima orang. Lomba ini menampilkan berbagai macam permainan tradisional Indonesia seperti gatrik, boyboyan, ranjau, jepret jengkol, sokolok gaplok, angrang batok, gugusuran, gangsing, dan pepletokan.

Bagi Anda yang tertarik untuk berwisata di Kampung Budaya Sindang Barang bisa datang pukul sembilan pagi hingga  lima sore. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000 (pada hari biasa) dan Rp 35.000,- (pada akhir pekan dan hari libur) Anda sudah bisa menikmati wisata di Kampung Budaya yang difasilitasi dengan area parkir, musholla, toilet, aula pertemuan, dan penginapan. Untuk fasilitas penginapan, di kampung ini tersedia beberapa rumah atau bilik dalam berbagai ukuran. Kamu bisa memilih untuk bermalam di penginapan satu kamar, dua kamar hingga empat kamar.

Untuk sampai di kampung ini, Anda dianjurkan berkendara menggunakan sepeda motor karena jalanan yang akan ditempuh untuk masuk ke perkampungan akan lebih mudah dilalui jika menggunakan sepeda motor.

Ternyata liburan yang menyenangkan tidak hanya bisa didapatkan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di dalam kota. Nan jauh di pinggiran sana, ternyata ada juga tempat melancong yang menyenangkan sekaligus bisa dijadikan sebagai tempat belajar banyak hal. Di mana lagi kalau bukan di Kampung Budaya Sindang Barang. Selamat berlibur sobat Lensa Dunia!

Sulaisa Difa Riskama