Cerita Kita - Keberadaan Surabaya sebenarnya sudah ada sebelum penjajahan muncul di Indonesia. Kota yang sekarang menjadi ibu kota Jawa Timur ini memiliki rekam sejarah yang panjang bahkan sampai ke Kerajaan Majapahit bahkan sebelum kerajaan Majapahit namun dikenal dengan nama berbeda yaitu Hujunggaluh.
Hujanggaluh menjadi medan perang antara pasukan Wijaya dengan pasukan Tar-Tar yang berasal dari Mongol. Dalam perang tersebut Wijaya kemudian mendirikan kadipaten dan diberi nama Hujanggaluh. Kadipaten ini dipimpin oleh Adipati Jayengrono. Kadipaten ini merupakan bagian dari Majapahit. Dikutip dari sejarahlengkap.com.
Terus sejak kapan perubahan nama Hujunggaluh atau Ujunggaluh menjadi Surabaya terjadi ? tidak ada sejarah yang menyebutkan waktu kapan terjadinya namun beberapa berspekulasi bahwa perubahan nama ini tidak lepas dari letusan gunung Kelud yang sampai dampaknya menghancurkan Surabaya tempo dahulu. Kehancuran ini yang selanjutnya melatar belakangi perubahan nama menjadi Surabaya yaitu Sura dan Baya. Daerah Jawa Timur ada sebuah Sungai Brantas yang begitu terkenal yang dikenal dikuasai oleh Buaya Putih dan lautan dikuasai oleh Hiu. untuk terhindar dari bahaya yang sama maka disatukan nama tersebut menjadi Surabaya. Versi kedua muncul bahwa nama Surabaya hanyalah sebuah gambaran dimana pertempuran Raden Wijaya dengan tentara yang menjadi cikal Majapahit melawan tentara Mongol yang datang dari seberang lautan. Dari sini tergambar tentara Raden Wijaya yang berasal dari darat sebagai baya dan tentara Mongol yang berasal dari sebagai Sura atau hiu. Dikutip dari goodnewsfromindonesia.id.
Yang pasti keberadaan Surabaya sudah ada sebelum Majapahit dimana daerah Surabaya dahulu hanya sebuah perkampungan kecil yang selanjutnya terus berkembang karena memiliki pelabuhan yang ramai. Rakyat Surabaya dikenal sebagai rakyat pemberani dimana tidak hanya peristiwa 10 November namun juga peristiwa Trunajaya yang berani melawan Mataram saat Mataram bersekutu dengan VOC dimana Trunajaya bersama dengan rakyat Surabaya dan Madura melawan Mataram yang sudah bersekutu dengan VOC.
Melihat hal diatas berarti keberadaan Surabaya sudah melalui sejarah yang panjang bahkan keberadaannya sudah ada sebelum Majapahit. yang selanjutnya terus berkembang hingga menjadi tempat yang ramai. Daerah Surabaya juga tidak lepas dari penyebaran islam yang dilakukan oleh Sunan Ampel dan beberapa tokoh agama lainnya. (sejarahlengkap)
